Silahkan Dibaca !!

Sama-Sama Tertipu

Kinoy baru saja bertemu dengan seorang perempuan cantik. Beberapa jam kemudian ia mengajak perempuan itu ke puncak. Setelah sampai di sana mereka pun melakukan “hal-hal yang diinginkan” di sela-sela rimbunnya kebun teh.

 

Tiba-tiba perempuan ini mengatakan sesuatu, “Maaf Mas Kinoy, saya lupa bilang kalau saya sebenarnya perempuan nakal. Jadi apa yang telah kita lakukan tadi nggak gratis lho. Saya minta 100.000 saja.”

 

Sigap, Kinoy pun menjawab, “Kamu nggak usah merasa sudah menipuku seperti itu. Aku juga sebenarnya seorang supir taksi. Jadi untuk ongkos Blok M – Puncak, kamu cukup membayar 150.000 saja.”

 

Ikan Mas

Tere: “Eh, Mit! Tau nggak, aku punya 200 ikan Mas, lho!”

Mitha: “Oh ya? Di mana kamu taruh ikan sebanyak itu? Kamu kan nggak punya kolam atau akuarium?”

Tere: “Ssst, aku taruh di bak mandiku.”

Mitha: “lho, kalau kamu mandi, gimana dong?”

Tere: “Tenang saja deh, semua ikan itu sudah aku tutup matanya.”

Mitha: ???

 

Tetangga Miskin

Kinoy saat itu baru pulang sekolah. Sesampainya di rumah, dia teriak, “Tetangga kita miskin, Bu.”

Ibunya pun menjawab, “Jangan berkata  begitu. Itu tidak baik. Memang ada apa?”

“Anaknya menelan uang logam Rp 50 saja, mereka ribut, Bu!” jawab Kinoy kalem.

 

Adik Makan Koran

Karena ibu sedang memasak, Kinoy yang masih berusia 8 tahun disuruh menjaga adiknya yang sedang bermain. Saat bermain, adiknya ini makan koran hampir habis satu halaman. Tentu saja Kinoy kaget.

Kinoy: “Ibu.. si Adik makan koran sampai mau habis!”

Ibu: “Appaaaa??”

Spontan, ibunya berlari dan merebut sisa koran yang ada. Tapi kemudian dengan tenang Ibu berkata, “Nggak apa-apa kok, itu koran bekas. Kirain koran yang baru Ibu beli tadi.”

 

Belajar Berhitung

Bu Guru bertanya kepada murid-muridnya, “Siapa yang bisa berhitung?”

Kinoy: “Saya bisa, Bu!”

Bu Guru: “Benar kamu bisa berhitung?”

Kinoy: “Benar, Bu. Ayah saya yang mengajari.”

Bu Guru: “Baik, coba ibu tanya. Setelah tiga berapa?”

Kinoy: “Empat, Ibu!”

Bu Guru: “Bagus. Setelah sembilan berapa, Kinoy?”

Kinoy: “Sepuluh!”

Bu Guru: “Bagus sekali. Rupanya ayahmu benar-benar tahu bagaimana cara mengajari berhitung. Lalu setelah sepuluh, berapa Kinoy?”

Dengan senyum penuh keyakinan, Kinoy menjawab, “Jack, Queen, dan King!”

Bu Guru: ????

 

[teks: noval]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s