Serakan Sampah Jakarnaval 2011

Sampah berserakan di Monas, Jakarta Pusat setelah berakhirnya Jakarnaval 2011. Kawasan Monas tampak kotor dan berkesan kumuh. Bungkusan nasi, plastik, dan botol air mineral berserakan di mana-mana. Selain sampah makanan, kawasan Monas juga dipenuhi sampah bunga-bunga dari dekorasi mobil hias. Usai acara masyarakat berebut bunga-bunga hingga mengotori jalan. Tempat sampah seakan tidak berfungsi dengan semestinya.

Jakarnaval yang diadakan Minggu (26/06), dalam rangkaian acara ulang tahun ke-484 Kota Jakarta. Acara ini bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta. Lebih dari seribu masyarakat Jakarta datang menyaksikan Karnaval Mobil Hias dan Atraksi Seni Budaya serta Kelompok Komunitas, yang bergerak mulai dari depan Gedung Balai Kota Pemprov DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan – Jalan MH Thamrin – Bundaran HI dan berakhir di Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan.

Acara ini dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan Car Free Day dan libur sekolah, menyebabkan kenaikan jumlah pengunjung di Monas. Terbukti dengan lahan parkir yang membludak, bahkan dialihkan ke Parkiran Stasiun Gambir. Tidak hanya itu, parkiran dadakan di sepanjang Jalan MH Thamrin membuat kemacetan lalu lintas.

Antusias warga yang sengaja datang meghabiskan waktu liburan bersama keluarga meningkat tajam. Menurut khodija, salah satu pengunjung asal Klender Jakarta Timur acara ini lebih menarik, “saya beserta keluarga sengaja datang untuk menyaksikan parade, karena parade tahun ini jauh lebih menarik dan meriah dari tahun sebelumnya”.

Namun, sangat disayangkan di tengah kemeriahan parade ada sisi lain yang terlupakan dan tidak diperhatikan masyarakat, pengelola acara dan para peserta parade mobil hias. Kepergian mereka menyisakan tumpukan sampah koran, plastik bekas makanan dan bunga-bunga yang menghiasi mobil-mobil parade di Sepanjang Silang Monas. Sampah bunga dekorasi mobil hias masih bisa diatasi, karena banyak warga yang memungutnya dan dibawa pulang. Namun sampah lainnya masih berserakan.

Sampah ini jelas sangat merepotkan pihak pengelola kawasan Monas dan para pengunjung Monas. Untuk membersihkan sampah-sampah itu, dilakukan sendiri oleh Petugas (Unit Pelaksana Teknis) UPT Monas. Kehadiran pemulung di sekitar Kawasan Monas secara tidak langsung sangat membantu membersihkan sampah-sampah ini. Sampah-sampah di buang ke lokasi pembuangan sampah sementara, atau dimasukkan ke karung-karung untuk dikumpulkan terlebih dahulu.

Keadaan ini justru menguntungkan seorang pemulung asal Cirebon, Juminah. Perempuan ini bekerja dari pagi hingga malam di Kawasan Monas. Minggu pagi (26/6) ia sengaja datang ke Silang Monas lebih awal, karena mengetahui adanya acara Jakarnaval. “Penghasilan saya meningkat berkat adanya acara ini, banyaknya masyarakat yang membawa makanan dan minuman meninggalkan sampah di sini, menjadi sumber rezeki saya”, ujar Juminah.

Wanita paruh baya ini, sehari-hari mendapatkan satu karung kecil tumpukan sampah. Dengan adanya acara Jakarnaval memberikan berkah untuknya. Saat Jakarnaval berlangsung, ia mendapatkan tiga karung besar yang berisikan sampah botol air mineral yang akan dijual langsung ke tengkulak, tidak hanya itu ia juga mendapatkan sampah-sampah bunga yang akan dijual kembali. [teks: tinu & nisa – foto: dinno & nanda]

2 Balasan ke Serakan Sampah Jakarnaval 2011

  1. Yossy Defloresta berkata:

    saya suka semangat kawan-kawan dalam mengaktulisasi apa yang didapatkan dibangku kuliah. dengan terjun langsung ke lapangan atmosfir jurnalistik itu nyata dan menarik.selamat berjuang.
    Catatan :pake piramida terbalik atau piramida jungkir balik penulisanya hehehe.. Sengat.
    kapan2 ketemu lagi di lapangan yak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s